Halaman awal » Headline, Info

PPN 10% : makanan & minuman yang dijual sudah tidak kena PPN 10 % lagi

14 April 2010 234 views 4 Komentar

tax Mulai 1 April 2010 berlaku UU No. 42 Tahun 2009 tentang PPN & PPNBM. Yang intinya makanan & minuman sudah tidak dikenai PPN 10 % lagi. Berikut kutipan UU No. 42 Tahun 2009 tentang PPN & PPNBM pasal 4A butir 2:

barang yang tidak dikenai Pajak Pertambahan Nilai adalah barang tertentu dalam kelompok barang sebagai berikut:
1. barang hasil pertambangan atau hasil pengeboran yang diambil langsung dari sumbernya
2. barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak
3. makanan dan minuman yang disajikan di hotel, restoran, rumah makan, warung, dan sejenisnya, meliputi makanan dan minuman baik yang dikonsumsi di tempat maupun tidak, termasuk makanan dan minuman yang diserahkan oleh usaha jasa boga atau katering
4. uang, emas batangan, dan surat berharga.

Isi UU lengkapnya bisa dilihat di:
http://id-id.facebook.com/note.php?note_id=357373796117
dan bisa di download di:
http://www.pajak.go.id/dmdocuments/UU-PPN-2009.rar

Oleh karena itu, kita sebagai pembeli lebih teliti lagi saat membeli makanan & minuman di restoran dan tempat lainnya. Bisa di cek di nota (tanda bayar) apabila masih ada PPN 10% jangan mau membayarnya, bisa jadi dibohongi oleh penjualnya.

Sayangnya sampai hari ini, sepertinya PPN masih dikenakan ke pembeli, entah karena penjualnya ga tau tentang UU baru ini ato pura-pura tidak tahu, karena seharusnya memang sudah diberlakukan mulai 1 April 2010. Namun memang ada yang membuat rancu lagi yaitu mengenai adanya tulisan TAX di bon yang merupakan pajak dari Perda (Perda 8/2003) yang memang masih berlaku tapi masih ada yg juga dimasukkan PPN 10% (PPN yang sebenernya pajak restoran 10%). Penulisan PPN di struk tersebut bisa membuat bingung konsumen, seperti tumpang tindih antara peraturan Perda dgn UU.

Untuk itu, silahkan untuk lebih teliti dalam membeli makan dan minuman di warung dan tempat lainnya, bisa juga untuk disebarkan ke orang lain untuk diberi tahu akan hal ini agar tidak dirugikan.

(Sumber : twitter.com/jokoanwar & http://kask.us/3852273 oleh what3ver)

4 Komentar »

  • Elisabet Kurnia said:

    makan di warteg aja yang ga kena PPN… :D

  • maskres said:

    jkakakaka…betul..betul..betul…

    tapi tergantung jugak warteg mana dulu…di Pekanbaru jenis warteg-nya parah…alat bayarnya aj pake mesin cashier print..(doh)

  • bimara said:

    bro, ente yakin dgn info anda ini??

  • Andreas Krisna (author) said:

    kalau dari sumber yang saya ambil siy begitu adanya bro.. ada file UU lengkapnya kan itu…bagaimana menurut anda?

Silahkan beri komentar Anda !

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

Anda dapat menggunakan tags berikut :
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Untuk dapat menampilkan Avatar anda silahkan daftar di Gravatar.